Update Terkini Pendaratan Manusia Ke Bulan
UPDATE TERKINI PENDARATAN MANUSIA KE BULAN
Apollo 11 milik Amerika Serikat adalah misi luar angkasa pertama yang mendaratkan manusia di Bulan pada tanggal 20 Juli 1969. Komandan Neil Armstrong dan pilot modul lunar Buzz Aldrin yang mendaratkan Modul Lunar Apollo Eagle pada tanggal 20 Juli 1969 pukul 20.17 UTC. Sekitar enam setengah jam kemudian, Armstrong menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di permukaan Bulan, pada 21 Juli pukul 02.56 UTC, diikuti Aldrin 19 menit kemudian. Mereka berdua menghabiskan waktu kira-kira dua seperempat jam di luar wahana antariksa dan mengumpulkan 21,5 kg material Bulan untuk dibawa pulang ke bumi.
Sedangkan 49 tahun lalu, tepatnya 14 Desember 1972, Harisson Schmitt dan Eugene Cerman menjadi manusia terakhir yang melangkah di Bulan selama misi Apollo 17. Apollo 17 diluncurkan ke Bulan pada 7 Desember 1972 dan berhasil mengakhiri misinya pada 19 Desember 1972. Dalam misi nya, mereka mengumpulkan sekitar 243,65 pon atau 110,52 kg sampel-sampel batuan dan tanah. Selain itu, keduanya juga melakukan eksperimen yang berhubungan dengan gravitasi bulan, aktivitas seismik, dan subjek lainnya. Mereka juga membuat 6 stasiun penelitian otomatis yang akan terus beroperasi setelah kepergian mereka.
Sejak saat itu NASA tak lagi mengirim manusia ke bulan. Sejumlah astronot lalu mengungkap beberapa alasan terbesar mengapa manusia belum lagi dikirim kembali ke Bulan. Beberapa menyebut soal alasan rintangan anggaran hingga politik negara, serta tentang aspek ilmiah atau teknis. Berikut, 3 alasan mengapa NASA tak lagi mengirim manusia ke Bulan menurut sudut pandang para astronot dan eks-astronot, seperti dikutip dari Business Insider Singapore, Minggu (15/7/2018):
1. Biaya Mahal namun Anggaran Kecil
2. Politik
3. Masalah Teknis
Lalu pada tanggal 3 Maret 2021, Prototipe roket SpaceX melakukan uji coba ketinggian, Namun pesawat ruang angkasa itu meledak berkeping-keping sekitar delapan menit setelah berhasil mendarat dengan sendirinya. Di akun Twitternya, pendiri dan CEO SpaceX Elon Musk mengatakan, “Starship 10 mendarat utuh! RIP SN10, berhenti secara terhormat.” Belum ada penjelasan langsung mengenai mengapa roket meledak. Tetapi diduga ini terjadi karena ada kebocoran bahan bakar.
Berikutnya, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan proyek mengirim misi ke bulan yang mereka targetkan berjalan tahun 2024. Salah satu target misi bernilai Rp 419 triliun itu adalah mendaratkan astronot perempuan pertama di bulan. Misi ke bulan itu diberi nama Artemis. Jika proyek ini berjalan lancar, para astronot NASA akan menjadi manusia pertama yang menjejakkan kaki di bulan sejak tahun 1972. Namun, semua target waktu NASA bergantung pada persetujuan Kongres AS terhadap anggaran pembangunan sistem pendaratan pesawat, sebesar Rp 47 triliun. Sejumlah astronot NASA nantinya akan terbang dalam pesawat ulang alik bernama Orion. Wahana ini diklaim mirip pesawat NASA sebelumnya, Apollo 17. Orion akan diluncurkan dalam roket bertenaga besar, Space Launch System (SLS).Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Apollo_11
https://www.kompas.com/tren/read/2019/12/14/123700165/14-desember-1972-schmitt-dan-cerman-jadi-manusia-terakhir-yang-berjalan-di?page=all#page2
https://m.liputan6.com/global/read/3589725/ini-3-alasan-mengapa-nasa-tak-lagi-mengirim-manusia-ke-bulan
https://www.voaindonesia.com/a/protipe-roket-spacex-berhasil-mendarat-sebelum-meledak-/5801256.html
https://www.kompas.com/sains/read/2020/09/28/070200323/nasa-akan-kirim-astronot-perempuan-pertama-ke-bulan-pada-2024

Komentar
Posting Komentar